YOGYAKARTA, ( RIAUANTARA.CO ) – Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta (Polda DIY) memastikan seluruh 32 peserta aksi demonstrasi yang sempat diamankan saat kericuhan di Gedung DPRD DIY pada Selasa (20/10/2026) malam telah dipulangkan. Polisi menegaskan, langkah pengamanan tersebut dilakukan untuk melindungi keselamatan peserta aksi sekaligus mencegah meluasnya bentrokan.
Kabid Humas Polda DIY, Kombes Pol Ihsan, menyampaikan bahwa situasi di kawasan Jalan Malioboro hingga Titik Nol Kilometer Yogyakarta telah kembali normal pada Rabu (21/10/2026) pagi. Arus lalu lintas di kawasan tersebut juga dilaporkan berjalan lancar dan kondisi keamanan berangsur kondusif.
Menurut Ihsan, sebanyak 32 peserta aksi yang terdiri atas 29 laki-laki dan tiga perempuan dipulangkan ke rumah masing-masing sekitar pukul 02.30 WIB, Rabu dini hari.
“Sebanyak 32 peserta aksi yang tadi malam sempat diamankan di area DPRD DIY demi keselamatan bersama, seluruhnya telah dipulangkan dan kembali ke rumah masing-masing sejak dini hari tadi,” ujar Ihsan.
Ia menjelaskan, pengamanan dilakukan ketika situasi di lapangan memanas. Langkah tersebut merupakan bentuk diskresi kepolisian dengan mempertimbangkan keselamatan para peserta demonstrasi serta upaya mencegah eskalasi kericuhan di ruang publik.
Dipulangkan dari Gedung DPRD DIY
Polda DIY menegaskan bahwa seluruh peserta aksi yang diamankan tidak dibawa ke markas Polda DIY maupun Polresta Yogyakarta. Proses pemulangan dilakukan langsung dari area Gedung DPRD DIY dengan mengutamakan pendekatan yang aman dan humanis.
Ihsan memastikan seluruh peserta aksi dipulangkan dalam kondisi lengkap dan sehat. Bahkan, sejumlah peserta mendapat bantuan pengantaran hingga ke rumah masing-masing.
“Sebanyak 32 peserta aksi yang diamankan tidak ada yang dibawa ke Polda maupun Polres. Semuanya diamankan dan dipulangkan dari DPRD Provinsi DIY dalam keadaan lengkap dan sehat, bahkan ada yang kami antar sampai ke rumah,” tegasnya.
Penegasan tersebut disampaikan untuk memberikan kejelasan mengenai penanganan peserta demonstrasi yang sempat diamankan ketika situasi di halaman Gedung DPRD DIY memanas.
Aksi Dua Tahun Pemerintahan Sempat Ricuh
Sebelumnya, aksi unjuk rasa yang digelar mahasiswa dalam rangka memperingati dua tahun pemerintahan pada Selasa (20/10/2026) malam sempat diwarnai kericuhan di halaman Gedung DPRD Provinsi DIY. Situasi tersebut berlangsung hingga dini hari sebelum kondisi berangsur terkendali.
Pasca-kejadian, kepolisian memastikan situasi keamanan di kawasan pusat Kota Yogyakarta telah kembali normal. Aktivitas masyarakat dan arus lalu lintas di sekitar Malioboro hingga Titik Nol Kilometer pun berjalan lancar.
Polda DIY mengimbau seluruh pihak agar tetap menjaga ketertiban dan mengedepankan penyampaian aspirasi secara damai. Dengan demikian, kebebasan menyampaikan pendapat di muka umum dapat berlangsung tanpa mengabaikan keselamatan peserta aksi maupun masyarakat luas.** ( BIP/RED )
EDITOR : DH

Komentar