PEKANBARU, ( RIAUANTARA.CO ) – Siswa-siswi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kota Pekanbaru menorehkan prestasi gemilang dalam ajang Final Kreasi 2026 yang diselenggarakan Abak Academy bersama Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di Yogyakarta, 20–22 Oktober 2026.
Dalam kompetisi yang mengusung beragam bidang keilmuan tersebut, delegasi MAN 1 Pekanbaru berhasil membawa pulang medali emas, medali perunggu, penghargaan Honorable Mention, Best Presenter, hingga penghargaan Video Terbaik.
Prestasi ini menjadi bukti kemampuan siswa madrasah dalam mengembangkan potensi akademik, kreativitas, pemikiran kritis, dan inovasi untuk bersaing dalam kompetisi ilmiah. Capaian tersebut sekaligus memperkuat posisi MAN 1 Pekanbaru sebagai lembaga pendidikan yang terus mendorong lahirnya generasi muda berprestasi.
Kompetisi Final Kreasi 2026 mencakup berbagai disiplin ilmu, mulai dari biomedis, farmasi, gizi, kesehatan, sosiologi, ekonomi, kewirausahaan, matematika, fisika terapan, hingga teknologi rekayasa.
Siswa MAN 1 Pekanbaru Raih Medali Emas dan Penghargaan Terbaik
Prestasi tertinggi diraih Haura Sakhi, siswa kelas XI.9, dan Gian Qolby Rufi dari kelas XI.12. Keduanya berhasil meraih medali emas (Gold Medal) pada kategori FK yang meliputi bidang biomedis, farmasi, gizi, dan kesehatan.
Tak berhenti pada raihan medali emas, keduanya juga memperoleh penghargaan Best Presenter dalam bidang gizi, bahan makanan, dan kesehatan. Selain itu, mereka meraih penghargaan Video Terbaik pada bidang biomedis, farmasi, gizi, dan kesehatan.
Pencapaian berlapis tersebut menunjukkan kemampuan siswa dalam mengembangkan gagasan ilmiah sekaligus menyampaikan hasil pemikiran secara komunikatif dan kreatif.
Sementara itu, pada kategori SE yang mencakup sosiologi, ekonomi, dan kewirausahaan, Bima Surya Dharma dari kelas XI.5 bersama Rosichah Nur Hamidah A. dari kelas XII.3 sukses meraih medali perunggu (Bronze Medal).
Prestasi berikutnya datang dari kategori MT yang meliputi matematika, fisika terapan, dan teknologi rekayasa. Empat siswa MAN 1 Pekanbaru, yakni Kanaya Larasati dari kelas XII.9, Mayla Zalfa Shabira dari kelas XII.3, Rahma Chairunnisa dari kelas XII.3, serta Khaira Qisthi Nayara dari kelas XII.6, berhasil memperoleh penghargaan Honorable Mention.
Rangkaian capaian tersebut memperlihatkan bahwa siswa MAN 1 Pekanbaru mampu menunjukkan potensi di berbagai bidang, baik ilmu kesehatan, sosial-ekonomi, maupun sains dan teknologi.
Dukungan Pembimbing dan Madrasah Jadi Kunci
Keberhasilan para siswa tidak terlepas dari proses persiapan, pengembangan ide, kerja sama, serta pendampingan intensif dari para pembimbing, Melia Vivi Ningrum dan Amirul Syafiq.
Pendampingan tersebut berperan dalam membantu siswa mengasah kemampuan analisis, menyempurnakan gagasan, serta meningkatkan kepercayaan diri ketika menghadapi kompetisi ilmiah.
Kepala MAN 1 Kota Pekanbaru, Norerlinda, menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi kepada seluruh siswa yang telah berjuang mengharumkan nama madrasah.
Ia menegaskan bahwa prestasi yang diraih merupakan hasil kerja keras, semangat, dan dedikasi para siswa. Capaian itu diharapkan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan dan meraih keberhasilan yang lebih tinggi.
“Selamat kepada seluruh siswa yang telah meraih prestasi dalam Final Kreasi. Kami mengucapkan terima kasih atas perjuangan, kerja keras, semangat, dan dedikasi yang telah ditunjukkan. Prestasi ini tentu menjadi kebanggaan bagi keluarga besar MAN 1 Pekanbaru,” ungkap Norerlinda.
Ia juga mengingatkan para siswa agar tidak cepat berpuas diri dengan pencapaian saat ini. Menurutnya, keberhasilan tersebut harus menjadi dorongan untuk terus belajar, berinovasi, dan meningkatkan kualitas diri.
Norerlinda turut mengapresiasi peran para pembimbing yang telah mendampingi siswa selama proses persiapan hingga pelaksanaan kompetisi.
Dorong Siswa Berani Berinovasi dan Berkompetisi
Para pembimbing, Melia Vivi Ningrum dan Amirul Syafiq, menyebut prestasi tersebut sebagai buah dari proses belajar, kolaborasi, serta komitmen siswa dalam mengembangkan potensi masing-masing.
Menurut mereka, Final Kreasi bukan sekadar ajang untuk mengejar medali, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran bagi siswa untuk melatih pemikiran kritis, kreativitas, kemampuan komunikasi, serta keberanian mempresentasikan gagasan di hadapan orang lain.
“Alhamdulillah, kami bersyukur atas pencapaian yang diraih oleh siswa-siswi MAN 1 Pekanbaru. Setiap prestasi merupakan hasil dari proses, usaha, dan kemauan untuk terus belajar,” ujar para pembimbing.
Mereka berharap pengalaman berkompetisi tersebut dapat menjadi bekal berharga bagi siswa untuk semakin percaya diri, terus melahirkan ide-ide kreatif, dan siap menghadapi tantangan dalam berbagai kompetisi berikutnya.
Keberhasilan ini sekaligus menegaskan komitmen MAN 1 Kota Pekanbaru dalam membangun lingkungan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga mendukung pengembangan riset, kreativitas, inovasi, dan daya saing peserta didik.
Dengan semangat “Jadikan Prestasi sebagai Tradisi”, MAN 1 Pekanbaru berharap capaian di Final Kreasi 2026 dapat menginspirasi seluruh siswa untuk terus menggali potensi, menghasilkan karya berkualitas, serta mengharumkan nama madrasah melalui prestasi di tingkat yang lebih luas.
Prestasi ini menjadi pengingat bahwa kerja keras, pendampingan yang tepat, dan keberanian mencoba merupakan bagian penting dalam membentuk generasi muda yang berkarakter, inovatif, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Kata kunci SEO: MAN 1 Pekanbaru, Final Kreasi 2026, prestasi siswa MAN 1 Pekanbaru, medali emas Final Kreasi, UGM, BRIN, Abak Academy, siswa berprestasi Pekanbaru, kompetisi ilmiah 2026.
Meta description: Siswa MAN 1 Pekanbaru borong prestasi di Final Kreasi 2026 di Yogyakarta. Raih medali emas, perunggu, Honorable Mention, Best Presenter, dan Video Terbaik.**
EDITOR : DH


Komentar