![]() |
| Mengantisipasi lonjakan penumpang jelang arus mudik Lebaran, Terminal BRPS Pekanbaru memastikan kesiapan armada dan pengawasan keselamatan perjalanan terus ditingkatkan (foto ilustrasi) |
Pekanbaru, riauantara.co | Mengantisipasi lonjakan penumpang jelang arus mudik Lebaran, Terminal BRPS Pekanbaru memastikan kesiapan armada dan pengawasan keselamatan perjalanan terus ditingkatkan. Berbagai langkah strategis dilakukan untuk menjamin kenyamanan dan keamanan penumpang.
Kepala Terminal BRPS Pekanbaru, Bambang Armanto, menyebutkan bahwa perusahaan otobus (PO) telah menyiapkan armada tambahan guna mengantisipasi peningkatan jumlah penumpang.
"Rata-rata PO sudah menyiapkan armada tambahan. Tetapi mereka akan melihat dulu antusias penumpang. Jika memang memungkinkan dan dibutuhkan, maka armada tambahan akan dioperasikan," ujarnya.
Dari sisi tarif, Bambang menjelaskan bahwa harga tiket bus kelas eksekutif mengalami kenaikan yang bervariasi, mengikuti kebijakan masing-masing perusahaan.
"Kenaikan tarif bus eksekutif berkisar antara 15 hingga 20 persen," jelasnya.
Sementara itu, untuk bus kelas ekonomi, tarif tetap mengacu pada ketentuan pemerintah sehingga tidak mengalami kenaikan harga.
Selain kesiapan armada, pihak terminal juga memperketat pengawasan terhadap kondisi kendaraan melalui pemeriksaan rutin atau ramp check.
"Ramp check kami lakukan setiap hari. Itu merupakan kewajiban bagi setiap kendaraan yang akan berangkat, untuk memastikan kondisi kendaraan aman dan layak jalan," tegas Bambang.
Tak hanya itu, Terminal BRPS Pekanbaru juga menyediakan posko mudik guna membantu penumpang selama periode arus mudik dan balik.
Bambang turut mengingatkan masyarakat untuk membeli tiket melalui jalur resmi agar terhindar dari praktik percaloan.
"Belilah tiket di tempat resmi milik PO. Penumpang bisa membeli langsung di terminal atau melalui layanan online yang disediakan masing-masing perusahaan otobus," imbaunya.


Komentar